Wahai Matahari
|
Kamis, 10 Januari 2013
|
Puisi
|
Langit tak begitu ceria
Dengan gundukan gelap menghiasi angkasa raya
Apakah engkau sedang merenung, wahai matahari?
Apakah engkau sedang tak semangat membagi terang dengan awan?
Padahal kuyakin awan disana menunggumu dengan gelisah
Langit telah menyediakan alas untuk engkau dan awan mengadu kasih
Berselonjoran memadu kisah
Namun engkau tak datang menemuinya
Bintang dibalik selendang gelapnya memancar titik gemerlap
Hasil berbagi matahari yg baik hati
Bintang tau engkau sedang tak baik
Ingatlah makhluk dibawahmu merindukan kemesraanmu dengan awan
Bak drama alam yang nyata
Manusia, hewan, tumbuhan dan segala makhlukNya selalu merestuimu
Wahai matahari, jangan ganjar cinta awan dengan kediamanmu
Walau dia sering mengadu asa kala pilu bersama hujan yg bercucuran
Ingatlah matahari bahwa jodohmu hanyalah dia
Dengan gundukan gelap menghiasi angkasa raya
Apakah engkau sedang merenung, wahai matahari?
Apakah engkau sedang tak semangat membagi terang dengan awan?
Padahal kuyakin awan disana menunggumu dengan gelisah
Langit telah menyediakan alas untuk engkau dan awan mengadu kasih
Berselonjoran memadu kisah
Namun engkau tak datang menemuinya
Bintang dibalik selendang gelapnya memancar titik gemerlap
Hasil berbagi matahari yg baik hati
Bintang tau engkau sedang tak baik
Ingatlah makhluk dibawahmu merindukan kemesraanmu dengan awan
Bak drama alam yang nyata
Manusia, hewan, tumbuhan dan segala makhlukNya selalu merestuimu
Wahai matahari, jangan ganjar cinta awan dengan kediamanmu
Walau dia sering mengadu asa kala pilu bersama hujan yg bercucuran
Ingatlah matahari bahwa jodohmu hanyalah dia
6 januari 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar