#2 Ibu Periku
|
Sabtu, 19 Januari 2013
|
Seuntai Surat
|
#2 Untuk Ibu Periku
#AiMeliHerliani
Hai. Dari dulu aku ingin menulis sesuatu tentang kamu, ibu
periku. Ini hanya sebagai pernyataan tertulis bahwa kamu adalah salah satu
teman terbaik yang selalu terkenang.
Tiga tahun lalu ,kita dipertemukan disatu kelas yang sama.
Saat melihatmu aku langsung yakin kamu orang yang baik dan ramah sekaligus cantik.
Namun waktu tak langsung mengakrabkan kita justru karena sesuatu hal yang sepele
malah membuat kita saling dekat satu sama lain.
Satu tahun berada dikelas yang sama membuatku sangat nyaman.
Kamu orang tersabar sedunia dan seingatku tak pernah aku melihatmu marah
meledak-ledak. Kamu satu-satunya orang yang tak pernah membuatku marah. Kamu memang
ibu periku.
Namun sayangnya, setahun kemudian kita terpisahkan ruang. Aku kira kita akan menjauh. Ternyata tidak ,malah
semakin dekat. Keluh kesah, suka cita, sampai canda gurau selalu kita bagi bersama.
Aku senang telah mengenalkanmu pada teman kelasku. Kalian menjaga
jalinan kasih sampai sekarang. Tak disangka aku mak comblang yang mahir juga
yah? :p Yang aku tak mengerti kita bertemu setiap hari tapi tak pernah
seharipun kita krisis obrolan. Selalu saja ada hal yang seru untuk kita
perbincangkan.
Yang ku tau kamu menyukai warna biru. Benarkan ? Aku tau
siapa cinta pertamamu. Aku tau mantan-mantamu. Aku tau semua tentangmu lantaran
diantara kita tak pernah ada rahasia. Walau sekarang kita berada dalam jarak
yang jauh aku senang kita tak saling melupakan. Semoga tulisan ini bisa
menjalin tali silaturahmi pertemanan kita yang tak boleh putus sampai kapanpun.
Sampai kita tua sekalipun.
Mungkin hanya ini yang bisa aku tulis untuk teman terbaikku.
Untuk ibu peri yang selalu mendampingi aku disaat suka lagi duka. Aku, Rida
Farida merindukanmu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar