#6 Janji Terbayarkan

| Senin, 21 Januari 2013 | |
Janjiku Terbayarkan

#HaniNurLatifah

Hai. Ini janji yang harus kutepati. Bahwasanya aku telah berjanji padamu untuk memberikan sebuah hadiah. Mungkin hanya ini yang bisa kuberikan sebagai simbol hadiah itu. Tentunya semoga tulisan ini bisa membayar rasa rindu kita, oh mungkin bisa diralat jika kata ‘kita’ kurang tepat. Aku merindukanmu semoga kamu juga begitu, teman.

Kira-kira dua tahun yang lalu kita diperkenan Tuhan untuk saling mengenal satu sama lain sebagai teman. Tentunya sekali tatap saja aku sudah bisa menebak kamu pasti orang  yang ramah. Ternyata semua itu memang benar. Yang aku tau kamu orang yang rajin, pekerja keras dan tulus. Senang rasanya bisa mengenalmu.

Aku ingat, kamu itu orang paling uptodate di kelas. Kamu pasti orang pertama yang tau berita-berita paling terbaru. Baik itu tentang perkembangan Indonesia, perkembangan mancanegara bahkan sampai gosip pun kamu pasti terdepan. Anggap saja itu pujian. Selain itu, kamu menyukai bidang olahraga khususnya badminton. Selalu saja histeris jikalau pertandingan badminton ditayangkan di televisi.  Ada kamu ada badminton. Satu paket yang tak bisa dipisahkan.

Ada hal yang tak bisa aku mengerti darimu. Menurutku entah perasaanku saja ‘mungkin’ aku merasa kamu selalu bisa membaca pikiranku. Walau berusaha untuk menyembunyikan perasaan tetap saja kamu pasti bisa menerka. Tak habis pikir. Kamu selalu mengerti apa yang kurasa. Tuhan memang Mahabaik telah mempertemukanku dengan orang semengerti kamu.

Sama seperti yang lain, aku dan kamu dipisahkan jarak. Aku merasa sendiri disini. Walau begitu apa pun yang terjadi pertemanan kita tak boleh berakhir hanya karena masalah jarak dan waktu. Aku selalu mengingatmu. Jangan putus asa! Harus yakin dengan apa yang kamu kerjakan sekarang. Masa depan tiada yang tau, kita hanya bisa berdoa dan bertindak. Tetaplah bekerja keras karena Hani yang kukenal tak pernah putus asa dan tak pernah menyerah pada keadaan. Tuhan selalu melindungimu. Jaga diri. Jaga kesehatan. Aku Rida Farida, selalu menjadi mengingatmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -