Si Isi Perut
|
Kamis, 10 Januari 2013
|
Puisi
|
Disini ditempat ini aku mengadu rasa
Rasa yang kutumpahkan dalam selera
Si isi perut membabi buta meminta nutrisi
Usus meronta bersungut sumpah serampah
Aku datang kesini dengan secuil rupiah
Menuliskan sebuah nama makanan dan minuman yang berderet di menu
Lalu kutunggu dengan gelisah
Menyabarkan si isi perut yang mengamuk
'Ah, satu menit lagi mereka datang padamu' ucapku lirih
Ditemani aroma hilir mudik dri dapur
Menari diantara fantasi yang tak tertahan
Padahal baru tdi pagi kuberi hadiah pada si isi perut
Namun entah mengapa dia merasa tak puas
Kemudian mereka datang
Tak menunggu lama ku santap dengan mantap
Kugerus mereka sesempurna mungkin
Detik ke detik, menit ke menit merayap menghabiskan sesuatu diatas piring
Disebelahnya bertengger minuman yang teracuhkan meminta perhatian
Aku lirik dan seketika isi gelas itu menghilang tamat
Senangnya si isi perut dibisukan selera
Aku tenang menikmati kesejahteraan ini
Berserah diri dalam sandaran kursi bambu
Melempar pandangan ke sudut-sudut ruang
Yaah, makmurlah perutku
Rasa yang kutumpahkan dalam selera
Si isi perut membabi buta meminta nutrisi
Usus meronta bersungut sumpah serampah
Aku datang kesini dengan secuil rupiah
Menuliskan sebuah nama makanan dan minuman yang berderet di menu
Lalu kutunggu dengan gelisah
Menyabarkan si isi perut yang mengamuk
'Ah, satu menit lagi mereka datang padamu' ucapku lirih
Ditemani aroma hilir mudik dri dapur
Menari diantara fantasi yang tak tertahan
Padahal baru tdi pagi kuberi hadiah pada si isi perut
Namun entah mengapa dia merasa tak puas
Kemudian mereka datang
Tak menunggu lama ku santap dengan mantap
Kugerus mereka sesempurna mungkin
Detik ke detik, menit ke menit merayap menghabiskan sesuatu diatas piring
Disebelahnya bertengger minuman yang teracuhkan meminta perhatian
Aku lirik dan seketika isi gelas itu menghilang tamat
Senangnya si isi perut dibisukan selera
Aku tenang menikmati kesejahteraan ini
Berserah diri dalam sandaran kursi bambu
Melempar pandangan ke sudut-sudut ruang
Yaah, makmurlah perutku
7 januari 2013
10:10 am
10:10 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar