#23 Teman Terunik
Untuk Teman Terunik
#Luluilmaknun
Hai. Apa kabar? Mudah-mudahan kamu baik-baik saja seperti
biasanya. Lucu? Apa menurutmu ini lucu? Tak apa anggap saja ini tulisan lucu
yang didalam terangkum kisah kita, aku dan kamu. Apa yang kutulis ini semoga
bisa mengembalikan ingatan kita. Karena aku tau kebiasaan pelupamu mungkin saja
masih terbawa hingga sekarang.
Ya, aku mengenalmu sebagai teman terunik. Sosok sepertimu yang
selalu ceria dan terlihat tak ada beban. Kita sering memanggil satu sama lain
dengan sebutan ‘neng’. Ada yang aneh darimu. Mengapa kamu selalu memanggil ayah
dengan nama aslinya? Apa karena menurutmu namanya sangat bagus hingga mubazir
jika tidak disebutkan? ‘Charles’ adalah panggilan sayang pada ayahmu. Sebenarnya banyak sekali peristiwa diantara
kita yang menurutku lucu. Aku mencoba memaparkan beberapa saja disini.
Ivan Gunawan. Dia adalah artis teristimewa, terganteng dan
terpopuler versimu. Kamu memiliki ribuan fotonya. Hingga kamu masuk fans club
khusus Ivan Gunawan yaitu ‘Ivan Lovers’. Berita dan gosip tentangnya tak pernah
kamu lewatkan sedikitpun. Selain itu, setiap ia muncul di televisi (Oops,
maksudku bukan Ivan Gunawan keluar dari layar televisi) melainkan ketika ia
membintangi acara secara on air maka kamu dengan antusias menontonnya. Pernah dahulu
Ivan Gunawan datang ke kota kita, dalam kesempatan itu kamu tak
menyia-nyiakannya. Kamu menemuinya dan berfoto bersama. Aku melihat foto itu
dan tampak ada Igun dan kamu disebelahnya dengan senyum sumringah. Potret yang
sangat berkesan buatmu. Dan baru-baru ini kamu juga menggemari seorang personil
boyband Indonesia, smash. Dicky Muhammad Prasetya, dia lah orangnya. Tak ayal
kamu mulai mengoleksi fotonya sampai mencari username twitter member boyband
tersebut.
Ini salah satu perbincangan lucu antara kita. Ketika jam
pelajaran sedang kosong, aku dan kamu terpaut sebuah obrolan. Penyanyi Barat,
adalah topik yang kita bicarakan. Dengan lantang aku menyebutmu mirip Nicky
Minaj. Tak bisa diduga ternyata kamu senang bukan main. Kamu berterimakasih
karena aku telah menyebutmu begitu. Dan esoknya, setelah memberitahu kakak
perempuanmu tentang aku yang menyebutmu mirip Nicky Minaj malah tiba-tiba kamu
marah padaku. Aku kira kamu mengetahui wajah asli Nicky Minaj dan ternyata
tidak. Kamu pun memaksaku meralat ucapan itu menjadi mirip Katy Perri. Ah,
dasar kamu.. tapi dalam hati, aku tetap menganggapmu Nicky Minaj versi
Indonesia. Menurutku itu sebuah pujian.
Sebetulnya banyak sekali hal yang sering kita perdebatan
bersama. Dan semua itu berkesan buatku. Semoga menurutmu pun begitu. Aku selalu
mendoakan yang terbaik darimu. Apa yang baik-baik mudah-mudahan selalu datang
menyertaimu. Aku Rida Farida, menganggapmu teman terunik sealam semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar