#23 Teman Terunik

| Senin, 28 Januari 2013 | , |
Untuk Teman Terunik

#Luluilmaknun

Hai. Apa kabar? Mudah-mudahan kamu baik-baik saja seperti biasanya. Lucu? Apa menurutmu ini lucu? Tak apa anggap saja ini tulisan lucu yang didalam terangkum kisah kita, aku dan kamu. Apa yang kutulis ini semoga bisa mengembalikan ingatan kita. Karena aku tau kebiasaan pelupamu mungkin saja masih terbawa hingga sekarang.

Ya, aku mengenalmu sebagai teman terunik. Sosok sepertimu yang selalu ceria dan terlihat tak ada beban. Kita sering memanggil satu sama lain dengan sebutan ‘neng’. Ada yang aneh darimu. Mengapa kamu selalu memanggil ayah dengan nama aslinya? Apa karena menurutmu namanya sangat bagus hingga mubazir jika tidak disebutkan? ‘Charles’ adalah panggilan sayang pada ayahmu.  Sebenarnya banyak sekali peristiwa diantara kita yang menurutku lucu. Aku mencoba memaparkan beberapa saja disini.

Ivan Gunawan. Dia adalah artis teristimewa, terganteng dan terpopuler versimu. Kamu memiliki ribuan fotonya. Hingga kamu masuk fans club khusus Ivan Gunawan yaitu ‘Ivan Lovers’. Berita dan gosip tentangnya tak pernah kamu lewatkan sedikitpun. Selain itu, setiap ia muncul di televisi (Oops, maksudku bukan Ivan Gunawan keluar dari layar televisi) melainkan ketika ia membintangi acara secara on air maka kamu dengan antusias menontonnya. Pernah dahulu Ivan Gunawan datang ke kota kita, dalam kesempatan itu kamu tak menyia-nyiakannya. Kamu menemuinya dan berfoto bersama. Aku melihat foto itu dan tampak ada Igun dan kamu disebelahnya dengan senyum sumringah. Potret yang sangat berkesan buatmu. Dan baru-baru ini kamu juga menggemari seorang personil boyband Indonesia, smash. Dicky Muhammad Prasetya, dia lah orangnya. Tak ayal kamu mulai mengoleksi fotonya sampai mencari username twitter member boyband tersebut. 

Ini salah satu perbincangan lucu antara kita. Ketika jam pelajaran sedang kosong, aku dan kamu terpaut sebuah obrolan. Penyanyi Barat, adalah topik yang kita bicarakan. Dengan lantang aku menyebutmu mirip Nicky Minaj. Tak bisa diduga ternyata kamu senang bukan main. Kamu berterimakasih karena aku telah menyebutmu begitu. Dan esoknya, setelah memberitahu kakak perempuanmu tentang aku yang menyebutmu mirip Nicky Minaj malah tiba-tiba kamu marah padaku. Aku kira kamu mengetahui wajah asli Nicky Minaj dan ternyata tidak. Kamu pun memaksaku meralat ucapan itu menjadi mirip Katy Perri. Ah, dasar kamu.. tapi dalam hati, aku tetap menganggapmu Nicky Minaj versi Indonesia. Menurutku itu sebuah pujian. 

Sebetulnya banyak sekali hal yang sering kita perdebatan bersama. Dan semua itu berkesan buatku. Semoga menurutmu pun begitu. Aku selalu mendoakan yang terbaik darimu. Apa yang baik-baik mudah-mudahan selalu datang menyertaimu. Aku Rida Farida, menganggapmu teman terunik sealam semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -