Semayam Alam
|
Rabu, 22 Januari 2014
|
Puisi
|
Telah bersemayam lama sekali
Cinta Tuhan terulur bagi bumi ini
Inilah apa yang orang sebut indah
Dan selalu kujumpai setiap hari
Awan beriak, langit membiru dan alam dalam naungannya
Anak-anak pohon bergerumul memeluk tanah menjulang
Itulah pegunungan tempat kedatangan sang fajar
Inilah apa yg orang sebut anugerah
Dan selalu kujumpai setiap hari
Air menari, angin mengalir bagai suara seruling
Ikan dan karang membagi hidup didalam tubuhnya
Itulah lautan tempat sang fajar berpulang
Timur dan barat hanya tempat baginya
Dan aku menjadi penikmat alam diantara keduanya