Kesal

| Kamis, 10 Januari 2013 | |
Desir udara malam mengodaku
Bermain hebat mengusap kulit sepanjang udara
Dalam lamunan aku menumpuk kesal tak tertahan
Bergumpal gumpal memompa amarah yang semakin membakar hebat
Terus saja menabur kesal dalam hati
Hingga kata per kata pun tak mampu meladeni aku yang dikuasai amarah
Bercampur aduk menghentikan rasa teduh
Detik merayap menyiksa
Oksigen malah memberi hawa panas membakar paru-paru
Udara malam pun tak berani lagi menyentuh pikiranku yang teramat berat
Tuhan bak menaruh planet Yupiter diatas kepalaku
Dan mulai ku temui kata demi kata
Pembius amarah dan kesal.
Pelebur planet Yupiter.
Diantara kata ku dihidupkan lagi dalam damai
Membludak shingga gundukan berat dalam hati ini mencair membentuk uap
Sungguh ajaib Tuhan menjodohkanku pada kata
Kini aku tenang ditemani udara malam yang mendayu.

8 januari 2013
9:47 pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -