#9 Surat Kenangan
|
Rabu, 23 Januari 2013
|
Seuntai Surat
|
Surat Kenangan Untukmu
#MayaMulyawati
Hai. Salam terinduku padamu. Semoga kamu baik-baik saja
disana. Tanpa pikir panjang aku mulai menuliskan sesuatu untukmu berupa surat
berisikan kenangan di masa dulu antara aku dan kamu ketika masih bersama. Kamu
bukan hanya sekedar teman melainkan sudah kuanggap saudariku sendiri. Ini hanyalah
sekelumit kenangan yang kurangkum dalam surat yang dibuat dengan kesungguhan
hati.
Dua tahun lebih pertemanan kita terjalin dengan apik. Periang
dan selalu bersemangat adalah wujud sikap yang kuingat darimu. Selain itu, kamu
tipe orang yang selalu peduli dan bukanlah sosok yang suka berpura-pura. Walau
menurutku agak sedikit pemalas. Itulah, dirimu dengan segala kekurangan dan
kelebihanmu.
Sekarang kamu kuliah di jurusan keperawatan sesuai dengan
ekstra kulikuler yang kamu ikuti saat SMA. Pantas saja kamu menjabat sebagai
ketua PMR karena dengan semua dedikasi dan cita-citamu sejalan begitu selaras.
Aku ingat kepolosanmu saat aku, kamu dan beberapa teman lain
memecahkan waktu kosong kelas dengan bermain tebak iklan. Aturan permainannya
harus menyebutkan nama iklan sesuai alfabetis yang telah di atur. Dan
siapa-siapa yang terlambat atau bahkan tidak bisa menyebutkan salah satu iklan
maka harus di hukum. Hukumannya adalah rela di jitak oleh semua pemain yang
berhasil menyebutkan iklan. Herannya, kamu selalu menyebutkan iklan yang sudah
ditebak oleh pemain lain. Dengan polos kamu melakukannya berulang-ulang. Hal
terlucu yang membuatku tertawa terbahak-bahak pada saat itu. Ah, Kenangan manis
:’)
Di sisi lain kamu adalah sosok yang kuat. Tegar menghadapi
semua cobaan. Apalagi saat ayahmu meninggal dunia. Sedih, haru, duka
menyelimuti raut wajahmu yang tak biasanya. Namun, dengan segala kekuatan yang
kamu punya akhirnya hambatan itu bisa terlewati. Aku bangga padamu.
Mungkin inilah akhir surat yang kubuat. Setiap peristiwa
harus diilhami dengan baik mulai dari yang terbaik sampai terburuknya. Aku
percaya kita bisa saling meyakinkan satu sama lain walau jarak dan waktu
memisahkan. Jaga diri jangan buat aku khawatir. Aku Rida Farida, selalu meyakini
pertemanan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar