#30 Kamu Bukan Dugaan
|
Kamis, 31 Januari 2013
|
Seuntai Surat
|
Kamu Bukan Dugaan
#RifkiAkbarFauzi
Hai. Apa kabar? Semoga baik-baik saja seperti biasanya. Apa menurutmu
ini lelucon? Ya jika begitu anggap saja
ini lelucon tentangmu. Tak banyak yang bisa diharapkan dari tulisan ini tapi
untuk saran, bacalah dengan santai. Mungkin dengan merelakan waktu 2 menit saja
untuk memahami setiap kata yang kutulis ini.
Teman. Ya aku menganggapmu sebagai teman. Segala keanehan
dan keunikan ada pada dirimu. Jujur saja, dengan penampilanmu yang cuek,
berantak dan selengean siapa yang dapat menyangka bahwa kamu sebenarnya memiliki
kepintaran yang luar biasa. Terlihat kurang serius dalam belajar namun nyatanya
lebih paham dibanding aku yang terpaku kuat terhadap penjelasan guru. Selain itu ,hal lainnya yang tak pernah ku
sangka ketika tau kamu memiliki saudara kembar. Awalnya aku tak percaya namun
itulah kenyataan. Yang menjadi menarik adalah karakter kamu dengan saudara
kembarmu agaknya berbeda. Kamu laki-laki
yang aktif atau bisa disebut lincah, sedangkan saudaramu terlihat agak lugu dan
pemalu. Katamu juga begitu. Kembar tapi beda karakter.
Dulu, sewaktu kertas ulangan matematika di bagikan. Diantara
teman-teman yang lain nilai kamulah yang sempurna. Kebetulan saat itu kita
sedang diajar oleh PPL dari sebuah Universitas. Ternyata ia tidak begitu saja percaya dengan nilaimu itu. Makanya,
ia menyuruhmu mengulang kembali ulangan matematika yang telah dikerjakan itu. Mungkin ia tertipu dengan penampilanmu yang
berantak dengan nilai yang tercantum sempurna di atas kertas. Namun, ternyata
setelah selesai dan diperiksa oleh guru PPL itu, ia malah tercengang lantaran nilaimu
masih sempurna. Nah, dari situlah ia bisa menghargai kemampuanmu.
Sebenarnya banyak sekali keanehan tingkahmu selama ini. Hanya
saja tak cukup waktu dan ruang untukku menceritakannya disini. Pengharapan yang
baik-baik semoga selalu menaungi setiap kesaharian kehidupanmu. Aku Rida
Farida, menganggapmu teman dengan segala
ketidakterdugaan sama sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar