#14 Cerita Terbaik

| Kamis, 24 Januari 2013 | , |
Cerita Terbaik

#ShenaRamadhan

Hai. Apa kabar? Semoga kamu selalu baik seperti biasanya. Aku menulis ini dengan maksud ingin bernostalgia bersama mengingat kejadian-kejadian dahulu yang pernah kita lalui. 

Tiga tahun kita berada di kelas yang sama. Selama itu banyak sekali kejadian menarik yang telah terlewati. Aku mengenalmu dengan segala tingkah lakumu yang konyol. Walaupun begitu kamu orang yang berbesar hati dan cukup baik.

Di kelas, kebiasaanmu yang tak pernah kulupakan adalah selalu menyanyi dengan nada dan lirik yang aneh. Sebagaimanapun orang menertawakan sampai memarahi nyanyian yang tidak jelas itu tetap saja kamu bersikukuh menyanyikannya. 

Pernah ketika kita masih duduk di kelas 2 SMA, saat itu banyak sekali anak-anak kelas yang bermain sepak bola di dalam ruangan. Mereka tak memperhatikan setiap suara yang timbul dari pantulan dinding tembok disebabkan tendangan bola mereka itu. Selain itu, mereka tak mengindahkan setiap resiko yang bisa terjadi jikalau bola itu mengenai jendela kelas. Namun ketika itu ada satu teman perempuan di kelas kita yang bermain bola juga. Kamu bersumpah jika dia memecahkan kaca jendela kelas, kamu akan berjoged di hadapan semua anak-anak kelas sebanyak 10 kali. Sialnya ,sumpahmu terdengar oleh sebagian besar orang-orang disana. Tak bisa diduga, insiden itu benar-benar terjadi. Dia memecahkan jendela kelas. Awalnya kamu tidak mau menepati sumpah itu namun karena banyak yang menakut-nakuti bahwasanya konon jika kamu tidak menepati sumpah itu ada banyak kesialan yang segera terjadi. Dengan terpaksa akhirnya kamu melakukannya juga. Di tonton semua anak-anak kelas kamu pun berjoged ria. Banyak yang tertawa melihat aksimu yang konyol itu. Mukamu yang merah padam karena malu harus ditahan sekuat tenaga. Sayangnya, kamu melarang teman-teman yang ingin mengabadikan insiden itu. Ah, sayang sekali padahal itu adalah kenangan terkocak sepanjang masa.

Kita punya perjalanan yang sulit bersama saat menghadapi SNMPTN. Beberapa Universitas Negeri telah kita coba. Aku dan kamu sepenanggungan. Sayangnya, hasilnya nihil. Akhirnya kita memutuskan daftar di Universitas Swasta di Bandung. Awalnya aku dan kamu tidak memilih Universitas yang sama. Dikarenakan kamu bersikukuh masuk ilmu komunikasi makanya kamu memilih Universitas lain yang berbeda denganku. Ternyata Tuhan berkehendak lain kamu tidak lulus tes waktu itu. Setelahnya, kamu mencoba mendaftar di Universitas yang sama denganku dan masih tetap memilih ilmu komunikasi dan hubungan internasional. Yaah, bukan rezekinya mungkin. Kamu malah diterima di Hubungan Internasional. Mungkin awalnya kamu akan menolak jurusan itu tapi dengan suatu alasan ditetapkanlah bahwa kamu bersedia menjadi mahasiswa baru di Universitas Swasta di Bandung yang sama denganku dan menerima jurusan tersebut. Lantaran kampus kita berbeda. Kamu di Lengkong sedangkan aku di Tamansari membuat kita jarang bertemu. Sekali dua kali pernah janjian di suatu tempat. Rasanya aku rindu dengan segala kekonyolanmu itu.

Hanya ini yang bisa kuceritakan padamu. Nyatanya, banyak sekali kisah diantara kita yang sangat berkesan. Kamu teman baikku. Entah bagaimana atau mungkinkah kamu menganggapku begitu juga? Tak jadi masalah. Selama kita masih bisa berkomunikasi dengan baik pasti pertemanan kita juga akan berjalan dengan baik pula. Semua pengharapan yang sangat besar bahwa kamu akan menjadi orang sukses dikemudian hari akan terwujud. Aku Rida Farida, selalu menganggap cerita bersamamu adalah bagian dari cerita terbaik yang pernah ku alami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -