#24 Catatan Kecil

| Selasa, 29 Januari 2013 | , |
Catatan Kecil

#AahNuraisyah

Hai. Apa kabar? Baik-baikah disana? Alasan aku menulis ini adalah  ingin mengingatkanmu atas apa yang pernah kita lakukan bersama. Tentang kamu dan pengharapan. Tidak akan lama, tak sampai dua menit kamu membaca ini. Jadi, aku akan sangat berterimakasih jikalau kamu bersedia membaca catatan kecilku yang kubuat spesial untukmu. Memang ini tidak terlalu berharga bagimu tapi setidaknya menurutku di dalam catatan ini memberi kesan tersendiri.

Ya, memang bisa dibilang kita teman yang tidak terlalu dekat satu sama lain.  Kamu memiliki kelompok teman sendiri begitu juga aku. Tapi kita berhubungan baik. Tak semestinya aku dan kamu bermusuhan atau malah tidak akur hanya karena kita tak dalam kelompok yang sama. Selama ini, aku mengenal sosokmu dengan baik. Kamu lugu, polos, dan apa adanya. Selain itu, kamu memiliki prestasi yang gemilang. Tahun ke tahun prestasi belajarmu semakin bagus. Sampai-sampai sekarang kamu kuliah di salah satu universitas ternama di Indonesia. Yang lebih membanggakan lagi adalah kamu mendapat beasiswa. Wajar saja dengan kepintaran itu  bisa membawamu ke tempat yang lebih tinggi dan tentunya lebih baik lagi.

Kamu menjadi murid kesayangan guru matematika di kelas. Sering sekali kamu mengerjakan soal terbalut angka dan rumus itu dengan baik di depan kelas. Aku terkagum-kagum melihatnya. Sifat pantang menyerah dan pekerja keras memang kentara dalam setiap tindakanmu. Kamu tak pernah absen mengerjakan PR matematika. Aku bahkan sering menyontek pekerjaanmu. Kebiasaan burukku itu belum lenyap sampai sekarang. Hehe.

Bagaimana Bogor? Betahkah kamu disana? Apa kota hujan itu selalu ramah padamu? Kini Bogor menjadi saksi dimana seorang perempuan bertubuh mungil ini bekerja keras untuk mewujudkan cita-citanya. Bahkan lebih keras dari biasanya. Lebih keras dari segalanya. Kamu harus memastikan mimpimu. Karena aku pun sama akan sekuat tenaga mencapai apa yang aku inginkan. Hingga suatu hari, aku dan kamu berada di puncak yang sama yaitu puncak kesuksesan. Itulah harapan yang kupunya untukku dan untukmu. Semoga semua itu bisa tercapai dengan baik. Memang tak ada cita-cita yang tak memiliki tantangan. Namunku yakin kita bisa menerobos tantangan itu sampai kita bisa memenangkannya. Dan inilah  aku Rida Farida, memberikan catatan kecil ini dengan harapan yang besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -