#38 Tentangmu Dulu Dan Sekarang
|
Minggu, 03 Februari 2013
|
Seuntai Surat
|
#TriaSuciana
Hai. Apa kabar kamu? Baik-baikkah? Catatan ini kubuat dengan
maksud ingin kembali mengenang kebersamaan antara aku dan kamu. Semoga dengan
catatan ini kita bisa saling mengingat satu sama lain. Hanya beberapa menit
saja kiranya kamu membaca tulisan ini secara utuh mudah-mudahan kamu
menyukainya.
Bisa dibilang pertemanan kita terjalin cukup lama. Sejak aku
dan kamu dipertemukan dalam satu kelas yang sama maka setelah itu kita pun mulai
menjadi apa yang disebut ‘teman’. Selama ini aku memahamimu dengan segala
karakter yang kamu miliki. Baik, periang, pintar, sensitif dan cerewet adalah
beberapa sifat yang menaungimu. Prestasi di sekolah pun cukup bagus, kamu
terbilang murid yang memerhatikan pelajaran dan selalu menjadi deretan murid
yang masuk sepuluh besar. Serta mungkin kamu menyadarinya atau tidak bahwasanya
dirimu terkadang terlalu mudah bosan akan segala sesuatu. Entahlah, mungkin itu hanya perasaanku saja
atau memang kamu begitu adanya.
Seingatku kamu aktif di organisasi sekolah. Kamu pun
memiliki jabatan yang cukup berpengaruh terhadap organisasi tersebut. Kamu juga
tergabung dalam ekstrakulikuler Taekwondo. Pernah pula mengikuti pertandingan
kemudian memenangkan gelar juara, bukankah begitu?
Dulu kita pernah berbarengan mengikuti testing di salah satu
Politeknik Negeri di Bandung. Sebelum berangkat ke Bandung kita bersama-sama
mencari info kamar kost yang harganya terjangkau untuk kita tinggali selama
beberapa hari. Dan akhirnya setelah
mendapat info dari sana sini maka ada juga kakak kelas di sekolah kita yang
bisa membantu. Akhirnya, kamar kost dibilangan Gegerkalong pun dipilih menjadi
tempat tinggal sementara yang akan kita sewa. Waktu itu, kamu memilih jurusan
Teknik Refrigerasi dan Tata Udara sedangkan aku memilih Manajemen Asset.
Setelah melakukan test kita berdua berharap bisa diterima disana. Sayangnya,
Tuhan tidak setuju dengan pendapat kita maka Dia memberi petunjuk lain.
Universitas yang kita pilih sekarang adalah yang terbaik. Kamu akhirnya
mengambil jurusan Psikologi dan aku tetap pada pendirianku manajemen. Ending
yang tak pernah kita sangka ternyata letak kampus kita berdekatan namun tidak
dalam naungan universitas yang sama. Anehnya, walau kampus kita berhadapan tak
pernah sekali pun kita berjumpa. Setiap membuat janji untuk saling bertemu
pasti gagal begitu saja karena kesibukan
masing-masing.
Inilah yang ingin kusampaikan padamu. Sebetulnya banyak
sekali hal ingin kuceritakan pada dirimu sayangnya ruang dan waktu tidak
menginzinkannya. Segala pengharapan yang paling baik semoga bisa mengantarkanmu
pada cita-cita terhebat. Aku sebagai teman hanya bisa berdoa semoga kita bisa
sukses di kemudian hari. Aku Rida
Farida, menuliskan catatan pendek tentangmu yang dulu dan sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar