#36 Surat Rindu

| Sabtu, 02 Februari 2013 | |
#Alm.AsriAmeliaMufreini

Hai. Bagaimana keadaanmu disana? Apa kamu menikmati suasana barumu? Aku menulis surat ini sebagai wujud rasa rindu padamu. Aku percaya surat yang kubuat ini akan sampai kepadamu melalui tangan-tangan malaikat. Ini hanyalah curahan rasa rinduku yang teramat besar untuk teman sepermainanku, kamu.
Apa yang sedang kamu lakukan sekarang? Siapa yang menemanimu disana? Betahkan kamu berada di alam itu? Bagaimana perasaanmu saat ini? Pertanyaan demi pertanyaan berseluncur begitu saja ketika  mengingat dirimu. Dulu aku mengenal sosokmu dengan cukup baik. Asyik, mudah bergaul dan tak pernah  berduram durja. Apapun yang menjadi masalahmu tak pernah kamu memperlihatkannya kepada siapa pun. Wajahmu selalu terlihat cerah lantaran pembawaan dirimu yang ceria dan periang.
Dulu aku, kamu dan beberapa teman lain sering pulang bersama. Berbagi kisah denganmu sangatlah membahagiakan bagiku. Badanmu memang kecil mungil namun semangatmu sangatlah besar. Lincah dalam berperilaku dan suka mencubit :pp waw, bila diingat energi cubitanmu bisa membuat kulit berubah menjadi kemerah-merahan dan rasanyapun sangat sakit. Tidak disangka ternyata kamu memiliki kekuatan yang super besar. Kebiasaan itu membuat was-was jika kebetulan duduk berdekatan denganmu karena selalu saja kamu memberi bonus cubitan kepada siapa-siapa yang dekat dengan dirimu termasuk aku. Ketika asyik mengobrol sesuatu hal tanpa basa-basi kamu memberi respon dengan cubitan yang sangat spontan dan tentu menyakitkan.  Walau begitu, tak pernah aku merasa kapok berteman denganmu. Bagaimana tidak, kamu adalah teman yang baik dan lucu. Celetukanmu tak pernah terduga dan selalu mengundang ledakan tawa. Asri, aku selalu mengenangmu.
Kini kamu berada jauh diatas sana lebih dari langit, lebih dari angkasa,lebih dari atmosfir, lebih dari semesta, lebih dari apapun.Aku yakin kamu tidak  pernah merasa kesepian karena malaikat-malaikat akan selalu menemani dan menghiburmu. Di dimensi yang belum mencapai imajinasi tertinggiku pun aku tetap yakin dirimu pasti berada ditempat yang indah dan istimewa. Alloh selalu bersamamu. Aku disini, masih disini berpetualang mencari ridho Alloh yang paling mulia. Di atas bumi aku berusaha membuka teka-teki takdir yang Alloh berikan. Tak cukup menebak atau mencari jawaban saja melainkan menafsirkan teka-teki itu dengan akal pikiran berikut hati. Aku tau kamu tersenyum di alam sana lantaran kamu sudah menemukan jawaban dan berhasil membuka teka-teki yang Alloh suguhkan. Berbahagialah kamu! aku tidak seberuntung dirimu. Doa dan pengharapan paling baik semoga kamu selalu tenang dan damai di alam sana. Aku Rida Farida, mengirim sebuah surat untukmu sebagai penawar rindu yang membara dalam hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -