Seumpama
|
Senin, 12 Mei 2014
|
Puisi
|
Sebenarnya banyak kata yang kusimpan
Sebenarnya banyak cerita yang kupendam
Seumpama masa lalu sudah terbuang
Tak apa tuk dikenang
Seumpama masa sekarang tak kunjung kau datang
Kubersabar dalam penantian
Seumpama masa depan bisa menjanjikan
Sungguh hati ini tenang
Mencintaimu saat ini adalah kenyataan
Sayang ini nyata, hanya kau yang semu
Rindu ini nyata, hanya kau yang berlalu
Gelisah ini nyata, hanya kau yang tak tahu
Perasaan ini nyata, sungguh dirimu yang menjauh
Mungkin waktu kelak membantu
Mengikis jiwa hingga tiada
Menanam yang baru melupakan yang lalu
Tapi itu soal waktu
Berbulan-bulan, bertahun-tahun belum tentu mampu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar