Kepada Kamu Sayang

| Sabtu, 17 Mei 2014 | |

Kepada kamu, sayang
Salahkah bila aku terlalu perasa?
Salahkah bila aku terlalu peka?

Entah mengapa, kurasa ada yang tak sama lagi denganmu
Kau lebih diam, lebih menutup diri
Menyahutimu dengan perhatian namun nol besar
Bahkan aku punya banyak tanda tanya
Tak juga dapati jawaban
Walau begitu aku tak jengah, sayang

Kau ada tapi tak benar-benar ada
Kau bicara padaku namun sorot matamu keluyuran ke arah lain
Kau temani aku namun pikiranmu berlayar ke bagian yang tak kukenali
Peralihan sikapmu buatku terus bertanya
Walau mulutmu selalu terkatup
Bahkan senyum itu hambar sekali
Tertera di matamu, kau tak baik-baik saja
Ada sekelumit atau seonggok kata yang masih kausimpan
Jujurmu tersendat ditenggorokan, aku tahu itu

Kepada kamu sayang,
Tak mampu kuberpura-pura tak peduli
Tak tenang 'tuk abaikan apa yang nampak
Haruskah aku menerka-nerka lagi?
Haruskah aku mengira-ngira lagi?
Sayang, taruhlah jujurmu di telapak tanganku
Diammu menyulitkan
Tak menuntut apalagi memaksa
Hanya usaikanlah tanya ini, kuingin yang benar menggelontor dari bibirmu

Kepada kamu sayang,
Salahkah bila aku begitu perasa?
Salahkah bila aku begitu peka?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -