Kata
|
Sabtu, 20 Februari 2016
|
Puisi
|
Kata ini punya alur sendiri
Berbaris memaut kata berikutnya
Bait ke bait menyokong makna tersirat
Puisi ini dibuat untuk memandu rasa
Rasa butuh kanvas kosong tuk digambari
Kata terurai, mewujudkan diri di atasnya
Kemudian tergores melalui warna yang terilhami
Warna itu hidup dari sebuah perasaan
Semburat cinta dengan malu-malu terurai merah jambu
Sepercik cinta dengan tangis mewarisi abu-abu
Aku mengartikan apa, mengapa, bagaimana maupun siapa
dalam beberapa kata lain
Tuangkan lalu ungkap segalanya ke kanvas yang tak
berupa lagi
Kata yang terpapar dari mulut agaknya menyulitkan
Namun kata yang mencair dari jemari itu menenangkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar