Masih Keras Kepala

| Sabtu, 21 September 2013 | |

Bak balutan sinar matahari menghangatkan rasa
Tubuh berangsur mengering hanya rindu yang tak pernah gersang
Diterpa cahaya dan suhu ini, aku bersikukuh keras kepala
Ini hangat, hanya terlalu hangat

Lapis ke lapis keringat pun semakin menggumpal
Tak apa, aku masih merindu, aku masih keras kepala

Semilir angin menyapu sukma
Menyesap ke ulu hati
Oh, ternyata aku mengabaikan
Aku suka hangat, aku suka bara
Kusingkirkan apa yang disebut sejuk oleh mereka
Aku masih keras kepala

Rindu ini membakar
Tapi kubersikeras memanggil ini hangat
Biar saja, biar saja, biar saja

Hangat ini akan mengundang api
Api takkan pernah bisa tersentuh
Itulah rindu milikku
Rindu kepada siapa, rindu yang memanas
Dan aku masih keras kepala
Aku menantinya benar-benar membakarku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -