Jika Nanti
|
Jumat, 25 Desember 2015
|
Puisi
|
Jika nanti kau memandangku
Kemudian membuatmu merasa kecewa
Sebabnya aku tak seperti lukisan cantik dalam benakmu
Ingatlah ada setia paling tangguh yang tak pernah kaulihat
setelah aku
Jika nanti kau menemuiku
Kemudian membuatmu merasa jengkel
Sebabnya aku punya setumpuk sifat yang tak sama denganmu
Ingatlah ada cinta yang tak pernah bisa kautemukan pada
siapapun
Jika nanti kaumendatangiku
Kemudian membuatmu merasa menyesal
Sebabnya aku dilatarbelakangi dengan kehidupan yang kacau
Ingatlah ada sabar yang tak pernah kaudapati sejauh ini
padamu
Jika nanti kau mengingatku
Kemudian membuatmu merasa bosan
Sebabnya aku terlalu biasa buatmu
Ingatlah ada rindu menunggu yang tak pernah kaurasakan dari
siapapun
Dan kelak kau melangkah ke arahku
Teguhkan itu, aku takkan membuatmu berdiri lama di depan
pintu
Tidak ada tanya kenapa baru sekarang
Tidak ada tanya hati mana saja yang telah kausinggahi
Kau hanya perlu pulang, ke pintu yang selalu aku jaga
Bandung, 25 Desember 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar