Hujan di Hari Jumat
Sepanjang hari langit bertirai
Jumat yang basah
Awan menggumpal semrawut
Bergulung-gulung tak karuan
Jumat sedang teduh
Hujan di hari jumat
Menyelami ingatan tentangmu
Ingatkah kau?
Rintik jatuh, ingatan beringsut
Mata terpejam, pikiran menerawang lebih jauh
Di waktu itu hari begitu lugu
Hujan tak hentinya merapatkan temu
Aku dan kamu menyesap dinginnya hingga ke tulang
Namun kuingat senyum terkulum dibalik wajahmu yang setengah basah
Rambut terkulai menetes air hujan yang mendarat tak sengaja disana
Entah apa yang kuinginkan, tapi kau terlihat mengesankan
Hujan mengguyur, tatap punyamu dan tatap punyaku saling mencari tahu
Jumat yang memayungi hari kita
Sungguh kuingin kembali ke hari itu
Menikmati hujan sepanjang masa
Menghentikan peristiwa kemudian mengikat selama-lamanya
Ingin hati kukisahkan ini padamu
Apa yang kurasa saat aku, kamu dan hujan menyatukan diri
Namun mana bisa lagi
Mungkin tak ada kesempatan tuk ungkap yang sedang kupendam
Hingga kutulis saja dibanding diam dalam bayang-bayang
Dibanding tak mampu kuucap langsung padamu lebih baik kuurai dalam kata
Senyata hujan di jumat itu
Senyata rasa di temu itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar