Menerobos Hujan dan Malam

| Selasa, 03 Desember 2013 | |

Satu titik menjadi jutaan titik
Titik itu pecah menyertakan senandung
Nada paling lemah yang pernah kudengar
Tidak hanya bekas yang tertinggal
Basah ini mengajak titik lain untuk berjatuhan
Dan apa yang disebut dengan hujan, kini aku tahu

Di ujung sana selalu terlihat gelap
Namun gelap bukan berarti kosong
Angkasa dipeluk misteri dengan erat
Jika kumampu, ingin rasa kugiring diri kesana
Entah apa yang bisa kutemukan tapi aku akan mencari
Dan apa yang disebut dengan malam, kini aku tahu

Hujan itu tak henti menyanyikan lagu
Malam itu tak henti menjaga waktu

Menerobos keduanya hingga tercapai
Berjalan diantara keduanya sampai merasa lelah untuk bisa tertidur kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content - Rida In Wordland -